12 Comments

kontroversi nikah sirri

Beberapa hari yang lalu saya sempat membaca di salah satu surat kabar yang menyatakan bahwa para pelaku nikah sirri akan dipidanakan. berita ini mengejutkan saya, kok bisa ya? dan kenapa sampai harus dihukum?

Sebelumnya apa tho nikah sirri itu. Istilah nikah sirri atau nikah yang dirahasiakan memang dikenal di kalangan para ulama, paling tidak sejak masa imam Malik bin Anas. Hanya saja nikah sirri yang dikenal pada masa dahulu berbeda pengertiannya dengan nikah sirri pada masa sekarang. Pada masa dahulu yang dimaksud dengan nikah sirri yaitu pernikahan yang memenuhi unsur-unsur atau rukun-rukun perkawinan dan syaratnya menurut syari’at, yaitu adanya mempelai laki-laki dan mempelai perempuan, adanya ijab qabul yang dilakukan oleh wali dengan mempelai laki-laki dan disaksikan oleh dua orang saksi, hanya saja si saksi diminta untuk merahasiakan atau tidak memberitahukan terjadinya pernikahan tersebut kepada khalayak ramai, kepada masyarakat, dan dengan sendirinya tidak ada i’lanun-nikah dalam bentuk walimatul-‘ursy atau dalam bentuk yang lain. Yang dipersoalkan adalah apakah pernikahan yang dirahasiakan, tidak diketahui oleh orang lain sah atau tidak, karena nikahnya itu sendiri sudah memenuhi unsur-unsur dan syarat-syaratnya. Adapun nikah sirri yang dikenal oleh masyarakat Indonesia sekarang ini ialah pernikahan yang dilakukan oleh wali atau wakil wali dan disaksikan oleh para saksi, tetapi tidak dilakukan di hadapan Petugas Pencatat Nikah sebagai aparat resmi pemerintah atau perkawinan yang tidak dicatatkan di Kantor Urusan Agama bagi yang beragama Islam atau di Kantor Catatan Sipil bagi yang tidak beragama Islam, sehingga dengan sendirinya tidak mempunyai Akta Nikah yang dikeluarkan oleh pemerintah. Perkawinan yang demikian di kalangan masyarakat selain dikenal dengan istilah nikah sirri, dikenal juga dengan sebutan perkawinan di bawah tangan.

Dari penjelasan diatas dapat dikatakan bahwa nikah sirri sudah dilaksanakan sejak jaman sahabat nabi sampai sekarang cuma beda bentuknya saja. Dan juga dalam Islam tidak dinyatakan bahwa nikah sirri itu haram, bahkan diperbolehkan dengan berbagai syarat. Jadi sebenarnya untuk melaksanakn nikah sirri tidak semudah membalikkan tangan, banyak yang harus dipenuhi.

Pernikahan bukanlah perbuatan kriminal, seperti mencuri, merampok, korupsi, membunuh, menipu, dll. Pernikahan itu hukum asalnya adalah baik, menurut hukum manusia di manapun. Kalaupun kemudian terjadi pelanggaran hak-hak dalam pernikahan, hal itu bukan karena pernikahannya, tetapi karena pelaku pernikahan itu sendiri yang keliru. Jika UU Nikah Sirri disetujui, sehingga setiap pelaku Nikah Sirri otomatis dipidanakan, itu sama dengan menganggap pernikahan sebagai perbuatan kriminal (abisyakir). Belum pernah saya mendengar orang menikah yang kemudian dipidanakan karena pernikahannya.

Jika mereka bermaksud ingin melindungi wanita dan anak-anak (yang ini saya sepakat) harusnya tidak melarang nikah sirri tapi harus membuat peraturan yang juga bisa melindungi wanita dan anak-anak dari ulah pelaku nikah sirri yang tidak bertanggungjawab.

Terus terang saja saya bukan pendukung poligami dan bukan orang ahli agama, tapi menurut pendapat saya kalo hukum agama memperbolehkan kenapa orang nekat membuat hukum baru yang berlawanan? Apakah hukum mereka merasa lebih baik dari hukum Alloh?

12 comments on “kontroversi nikah sirri

  1. Yang bikin hukum itu islam liberal tuh, sama dengan yg menggugat uu penodaan agama … Sok moralis … Islam palsu

  2. Bukan saya mendukung nikah sirri loh, tapi ya tolong dech, mending mikirin moralnya sendiri tuh kemenag …. uang haji sama uang abadi umat di korup … apa kata dunia!

  3. UUD negara aja dilanggar..
    sekarang udah menyangkut ke agama..
    kenapa Islam selalu dipojokkan..nikah siri bukannya sah di mata agama..buktinya banyak petinggi jaman dahulu yang nikah siri..

  4. doh, sabar sabar..
    salam,

  5. jangan lupa bung,kita ini mengadopsi hukum kafir yang dibawa belanda semasa jaman penjajahan dan ditekankan dengan kuat oleh amerika yang merasa sebagai polisi dunia,dimana membiarkan perzinaan itu lebih baik dan sejalan dengan ham,dari pada harus kembali ke jalan yang sudah digariskan tuhan melalui agamanya.

    • Darimanapun hukum itu datang,asalkan tidak bertentangan dengan hukum Alloh saya kira tidak masalah. Yang jadi masalah kenapa mereka mau membuat hukum yang bertentangan dengan hukum Alloh?

  6. mereka kan hanya mencoba mengalihkan perhatian umat,saat perhatian teralihkan,mereka bisa mencuri dana abadi umat lagi tanpa ada yang mengetahuai,dan saat diketahui semua itu sudah terlambat terlalu jauh

  7. ga ngerti apa”, no komeng deh

  8. Para pejabat itu lebih suka membuat undang2 yang sifatnya Mubah. Karena, mereka hanya memikirkan perut mereka saja. Buat UU kan mengeluarkan biaya, jadi biaya tersebut bisa masuk ke kantong mereka. Untuk Nikah Sirri, menurut saya sah secara agama. Kalo dipidana, yang membuat peraturan itu seperti hewan. Lebih suka Zina daripada sah menurut agama.

  9. yang jadi masalah adalah manusia yang memanfaatkan adanya celah kosong dalam satu aturan, untuk kepentingannya sendiri, soal nikah sirri, ada yang melakukannya di luar sepengetahuan istri pertama, misalnya, ato buat menghindarkan diri dari aturan PNS ga boleh punya istri lebih dari satu.

    tapi kalo semua pelaku nikah sirri di hukum pidana seh, ya keterlaluan juga, ini harus dibicarakan dengna hati sehat dan pikiran terbuka, untuk kebaikan bersama

    amal jariah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: